Semua Berawal Dari Sini

Saat semuanya terasa lebih baik, kitapun kan sadar bahwa sebenarnya kita terlahir dari kesederhanaan, hanya saja kita punya keinginan dan usaha yang kuat untuk meraih semuanya.

Good Luck and Succes

Ahd.Gozali, S.Pd.I Wisuda Sarjana tercepat dan terbaik dua, 2015, dengan IPK 3.81 Yudisium: Cum Laude, Semoga ini menjadi batu loncatan untuk mendapatkan Bea Siswa Megister di Perguruan Tinggi Terkemuka baik di dalam maupun Luar Negeri, Doain Sahabat.

Sedang Mencari Beasiswa S2

Ahd.Gozali, S.Pd.I Wisuda Sarjana tercepat dan terbaik dua, 2015, dengan IPK 3.81 Yudisium: Cum Laude, Semoga ini menjadi batu loncatan untuk mendapatkan Bea Siswa Megister di Perguruan Tinggi Terkemuka baik di dalam maupun Luar Negeri, Doain Sahabat.

Kritik Pendidikan

Pendidikan semestinya dapat mengubah nasib bangsa dan menciptakan generasi yang berkualitas dilengkapi dengan berbagai skill dan penuh tanggung jawab dalam seluruh tingkah kehidupannya. Mari sama-sama membangun pendidikan yang berkualitas di Bumi Indonesia tercinta ini.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 30 Oktober 2014

Konsep Dasar Psikologi, Pengertian, Sejarah, Konsep. dll



KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah penulis ucapkan atas segala karunia yang telah diberikan-Nya. Kemudian Shalawat dan salam penulis kirimkan kepada Rasulullah selaku junjungan ummat Islam, untuk meraih keberkahan dan mengharap syafaat di hari akhirat kelak.
Psikologi sudah menjadi bahasan yang sudah tidak asing lagi dalam dunia pendidikan, sebab kajia psikologi menjadi kajian yang cukup luas, mencakup setiap gejala dan prilaku jiwa yang diamati, oleh karena itu, kajian psikologi ini merupakan suat kajian yang mesti dipelajari oleh setiap calon guru di perguruan tinggi sebagai modl dalam memahami setiap perilaku dari murid-muridnya dikemudian hari setelah ia mengabdikan dirinya di tengah-tengah masyarakat sebagai tenaga

MITOS, Kepuasan dan Ketidakpuasan Terhadapnya



BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang
Manusia memiliki instink seperti yang dimiliki oleh hewan dan tumbuh-tumbuhan. Namun, manusia memiliki kelebihan, yaitu kemampuan berpikir, dengan kata lain curiousity-nya tidak idle tidak tetap sepanjang zaman. Manusia memiliki rasa ingin tahu yang berkembang, atau dengan kata lain manusia memiliki kemampuan berpikir. Ia bertanya terus tentang apa?, bagaiman?, dan mengapa begitu?.
Manusia mampu menggunakan pengetahuannya yang terdahulu untuk dikombinasikan dengan pengetahuannya yang baru menjadi pengetahuannya yang lebih

Ilmu Pengetahuan dan Hakikat


BAB I
PENDAHULUAN
            A. Latar Belakang

     Ilmu merupakan suatu pengetahuan, sedangkan pengetahuan merupakan informasi yang didapatkan dan segala sesuatu yang diketahui manusia. Itulah bedanya dengan ilmu, karena ilmu itu sendiri merupakan pengetahuan yang berupa informasi yang didalami sehingga menguasai pengetahuan tersebut yang menjadi suatu ilmu.
      Di kalangan masyarakat saat ini, bahkan siswa, mahasiswa pun yang tiap harinya ke sekolah, ke kampus, hilir mudik masuk gedung pendidikan untuk menuntut ilmu, untuk menambah pengetahuan, yang mestinya mereka tahu akan perbedaan dua kata tersebut, yang mestinya mereka tahu dengan jelas apa itu ilmu dan pengetahuan, terkadang mereka masih bingung dengan perbedaan ilmu dan pengetahuan.
Tapi, suatu pendapat mengatakan, sebenarnya manusia tahu, siswa, mahasiswa, masyarakat tahu, tapi tidak semua manusia dapat mendefinisikan suatu perkara, tidak semua manusia bisa mengeluarkan isi dalam pikirannya. Karena terkadang manusia, sebagian manusia hanya bisa mengeluarkan lewat menulis, bukan karena ia bisu, tapi kemampuannya untuk berbicara tidak sama dengan manusia yang pada umumnya suka berbicara.
Dalam perkembangan dunia filsafat terutama dalam dunia filsafat ilmu hakikat-hakikat kebenaran sangat penting dan berperan sekali terhadap mencari kebenaran tersebut di dalam suatu masalah pokok. Setiap kebenaran harus diserap oleh kebenaran itu sendiri serta kepastian dari pengetahuan tersebut, dari suatu hakikat kebenaran merupakan suatu obyek yang terus dikaji oleh manusia terutama para ahli filsuf, karena hakikat kebenaran ini manusia akan mengalami pertentangan batin yakni konflik psikologis.

Konsep Filsafat



BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang
Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ditandai semakin menajamnya spesialisasi ilmu maka filsafat sangat diperlukan. Sebab dengan mempelajari filsafat, para ilmuwan akan menyadari keterbatasan dirinya dan tidak terperangkap ke dalam sikap arogansi intelektual. Hal yang lebih diperlukan adalah sikap keterbukaan diri di kalangan ilmuwan, sehingga mereka dapat saling mengarahkan seluruh potensi keilmuan yang dimilikinya untuk kepentingan bersama umat manusia.
Layaknya seperti ilmu pengetahuan, filsafat  juga mempunyai metode yang digunakan untuk memecahkan problema-problema filsafat. Selain itu filsafat juga mempunyai obyek dan sistematika/struktur. Tidak kalah pentingnya dengan cabang ilmu pengetahua, filsafat juga mempunyai manfaat dalam mempelajarinya.
Mahasiswa sebagai bagian dari sivitas akademika diharapkan memiliki penguasaan yang baik atas bidang ilmu yang ditekuni untuk selanjutnya memanfaatkan ilmu tersebut, baik untuk pengembangan kehidupan dirinya maupun kehidupan masyarakat pada umumnya. Penguasaan ilmu bukan hanya menyangkut penguasaan konsep-konsep serta teori-teori keilmuan dalam bidangnya masing-masing, akan tetapi juga landasan pemahaman mengenai hakikat ilmu, objek kajian dari ilmu yang dipelajari, metode untuk pengembangan ilmu tersebut, serta kaidah-kaidah moral dan etika mengenai untuk apa ilmu itu harus dimanfaatkan. Atas dasar itulah filsafat memiliki peranan penting dalam pembentukan kepribadian calon-calon ilmuwan pada umumnya.

Kalimat Efektif


KATA PENGANTAR
Segala puji penulis ucapkan kepada Allah  yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menyelesaikan penulisan makalah ini, kemudian Sholawat dan Salam kepada nabi Muhammad  selaku junjungan kita yang selalu kita harapkan syafaatnya.
Bahasa merupakan alat untuk berintraksi dan berkomunikasi dengan baik kepada sesama manusia, bahasa merupakan budaya yang terus berkembang sesuai kondisi zaman yang ada, sebab bahasa itu akan berubah sesuai keadaan masyarakat yang menggunakan bahasa itu sendiri.
Dikarenakan kepentingan bahasa itulah maka penulis pada kali ini akan membahas tentang kalimat efektif, sebab tidak semua ucapan yang digunakan setiap harinya belum tentu benar sesungguhnya seperti yang telah diatur dalam tata bahasa yang ada, semoga tulisan makalah ini berguna bagi pembaca sekalian, terutama bagi mahasiswa.








BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang
Bahasa merupakan alat komunikasi yang dipakai oleh masyarakat. Dalam bahasa terdapat ide, gagasan
pikiran, dan perasaan yang mewakili diri seseorang. Setiap gagasan pikiran atau konsep yang dimiliki seseorang pada prakteknya harus dituangkan kedalam bentuk kalimat.
Kata-kata yang digunakan dalam membentuk kalimat haruslah dipilih dengan tepat. Kalimat yang  jelas dan baik akan mudah dipahami orang lain. Kalimat yang demikian disebut dengan kalimat efektif. Sebuah kalimat efektif haruslah secara tepat dapat mewakili keinginan penulis, oleh karena itu harus disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan oleh penulis terhadap pembacanya. Melalui kalimat efektif dapat disampaikan gagasan pikiran, ide dan pendapat dengan tepat ke dalam kalimat yang