Semua Berawal Dari Sini

Saat semuanya terasa lebih baik, kitapun kan sadar bahwa sebenarnya kita terlahir dari kesederhanaan, hanya saja kita punya keinginan dan usaha yang kuat untuk meraih semuanya.

Good Luck and Succes

Ahd.Gozali, S.Pd.I Wisuda Sarjana tercepat dan terbaik dua, 2015, dengan IPK 3.81 Yudisium: Cum Laude, Semoga ini menjadi batu loncatan untuk mendapatkan Bea Siswa Megister di Perguruan Tinggi Terkemuka baik di dalam maupun Luar Negeri, Doain Sahabat.

Sedang Mencari Beasiswa S2

Ahd.Gozali, S.Pd.I Wisuda Sarjana tercepat dan terbaik dua, 2015, dengan IPK 3.81 Yudisium: Cum Laude, Semoga ini menjadi batu loncatan untuk mendapatkan Bea Siswa Megister di Perguruan Tinggi Terkemuka baik di dalam maupun Luar Negeri, Doain Sahabat.

Kritik Pendidikan

Pendidikan semestinya dapat mengubah nasib bangsa dan menciptakan generasi yang berkualitas dilengkapi dengan berbagai skill dan penuh tanggung jawab dalam seluruh tingkah kehidupannya. Mari sama-sama membangun pendidikan yang berkualitas di Bumi Indonesia tercinta ini.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 27 Mei 2015

HAL-HAL YANG MEMBATALKAN SHOLAT



BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang
Dalam kehidupan umat islam masyarakat meyakini dan mengetahui bahwa shalat merupakan perintah yang harus di lakukan atau di anjurkan oleh ummat islam itu sendiri. Didalam pelaksanaan sjolat ada beberapa hal yang harus di lakukan seseorang yang hendak melaksanakan sholat seperti mempunyai wudu’ suci tempatnya atau pekayannya karna kedua hal tersebuit merupakan salah satu dari syarat shalat sehingga ketika seseorang melakukan shalat dan keduanya ditinggalkan maka hal tersebut dapat membatalkan shalat seseorang karena ketika salah syarat shahnya shalat di tinggalkan maka secara langsung shalatnya itu tidak di terima oleh Tuhan, baik itu shalat yang wajib ataupun shalat sunnah, yang keduanya itu pernah di lakukan/dipraktekkan oleh Nabi Muhammad SAW sehingga sampai sekarang hal itu dilakukan secara berkesinambungan.

AGAMA DAN METODE PENELITIAN AGAMA



BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Penelitian agama telah dilakukan beberapa abad yang lalu namun hasil penelitiannya masih dalam bentuk aktual atau perbuatan saja dan belum dijadikan sebagai sebuah ilmu. Setelah bertambahnya gejala-gejala agama yang berbentuk sosial dan budaya, ternyata penelitian dapat dijadikan sebagai ilmu yang khusus dalam rangka menyelidiki gejala-gejala agama tersebut.

KURIKULUM DAN MASA DEPAN BANGSA



BAB I
PENDAHULUAN
A.     Rumusan Masalah
Pendidikan merupakan bagian integral dalam pembangunan. Proses pendidikan tidak dapat dipisahkan dari proses pembangunan itu sendiri, pembangunan diarahkan dan bertujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas dan pembangunan sektor ekonomi, yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan dan berlangsung dengan berbarengan.

HUKUM JUAL BELI



BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang
Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan interaksi. Dengan berinteraksi, mereka dapat mengambil dan memberikan manfaat. Salah satu praktek yang merupakan hasil interaksi sesama manusia adalah terjadinya jual beli yang dengannya mereka mampu mendapatkan kebutuhan yang mereka inginkan. Islam pun mengatur permasalahan ini dengan rinci dan seksama sehingga ketika mengadakan transaksi jual beli, manusia mampu berinteraksi

PSIKOLOGI PENDIDIKAN



BAB I
PEDAHULUAN
A.     Latar Belakang
Mengingat betapa urgensinya persoalan psikologi dalam kehidupan manusia khususnya dalam dunia pendidikan maka faktor ini mendorong psikologi terus dikaji dan dipelajari oleh banyak orang, guru, pengacara, manajer perusahaan, pembina dan lain sebagai nya. Perkembangan psikologi pada akhirnya mencuat dan  melintas lewat pemekaran disiplin, hal ini menjadikan psikologi berhak menjadi psikologi-psikologi praktis yang termasuk di dalamnya adalah psikologi pendidikan.

KAPITA SELEKTA PENDIDIKAN



BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Proses pendidikan merupakan suatu proses yang mempunyai tujuan, tujuan tersebut dinyatakan dalam rumusan kemampuan atau perilaku yang diharapkan dimiliki siswa setelah menyelesaikan kegiatan belajar.
Fungsi pendidikan berdasarkan Undang-undang Sisdiknas No. 20 Thun 2003, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,

BIOGRAFI IMAM HADIST



BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang
Berbicara mengenai hadits yang sudah tersebar luas di seluruh sentereo jagad raya ini, tentu hal tersebut tidak lepas dari peran penting para aktor di belakangnya. Para aktor tersebut adalah perawi hadits dan tokoh-tokoh yang  mendalami ilmu hadits yang tentu hebat karena mereka memiliki potensi diri yang baik, baik dari segi intelektual, tetapi juga emosional dan spiritual. Untuk melakukan hal ini, tentu tidak sembarang orang bisa melakukannya. Sebab, tidak mudah untuk dan dalam

AKAD DALAM JUAL BELI



BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Muamalah adalah aspek hukum islam yang ruang lingkupnya luas. Pada dasarnya aspek hukum islam yang bukan ibadah seperti, sholat, puasa, zakat dan haji diglongkan muamalah. Karena itu masalah pidana dan perdata digolongkan hukum muamalah.
Namun perkembangan selanjutnya hukum islam di bidang muamalah dapat dibagi menjadi menjadi dua garis besar secara umum yakni munakahat dan jinayat. Sementara itu muamalah dalam arti yang lebih sempit atau dalam arti yang khusus hanya membahas tentang hukum ekonomi dan bisnis islam.

Sabtu, 23 Mei 2015

PERKEMBANGAN PADA MASA BAYI



BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Pertumbuhan dan perkembangan bayi merupakan suatu hal yang penuh teka-teki dan pertanyaan karena bayi terlihat bagai makhluk yag perilaku umumnya tampak tidak terorgaisasi, ia akan menangis ketika merasa tidak nyaman dan tidak aman. Serta hanya terdiam saja ketika sebaliknya. Hal itu membuat orang bertanya-tanya sebenarnya hal apa saja yang bias ia lakukan apakah dengan terdiamnya serta kebiasaanya yang selalu tidur hingga 16-17 jam per hari bayi juga bias melihat, mendengar dan merasakan  rangsangan dari sekitarnya.
Sang ibu biasanya memliki permasalahan komunikasi degan bayinya. Ibu ingin  memenuhi kenyamana dan keiginan bayi sepenuhnya namun kadang kita tidak tau apa maksud dari tangisan bayi. Dalam makalah ini akan membahas mengenai bagaimana sebenarnya pertumbuhan dan perkembangan bayi tersebut. Sehingga kita dapat memahami bagaimana dunia sang bayi tersebut dimana hal tersebut akan mendorong perkembangan dan pertumbuhan bayi secara optimal.

PERKEMBANGAN LANJUT USIA


BAB I
PENDAHULUAN


A.     Latar Belakang
Perkembangan tidak hanya berakhir dengan tercapainya kematangan fisik. Namun perkembangan merupakan proses yang berkesinambungan, mulai dari masa konsepsi berlanjut ke masa sesudah lahir, masa bayi, anak-anak, remaja, dewasa, dan menjadi tua hingga meninggal dunia. Perubahan-perubahan fisik yang terjadi sepanjang hidup, mempengaruhi sikap, proses kognitif, dan perilaku individu. Hal ini berarti bahwa permasalahan yang harus diatasi juga mengalami perubahan dari waktu ke waktusepanjang rentang kehidupan. Dengan semakin lanjut usia seseorang secara berangsur-angsur ia mulai melepaskan diri dari kehidupan sosialnya karena berbagai keterbatasan yang dimilikinya. Keadaan ini mengakibatkan interaksi sosial para lansia menurun, baik secara kualitas maupun kuantitas.

KEPEMILIKAN



BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Pemilik sesungguhnya dari sumber daya yang ada adalah Allah SWT, manusia dalam hal ini hanya penerima titipan untuk sementara saja. Sehingga sewaktu-waktu dapat di ambil kembali oleh Allah SWT. Oleh sebab itu kepemilikan mutlak atas harta tidak di akui dalam islam. Sebagaimana terdapat dalam firman Allah dalam Qs. Al-Baqarah ayat 284:
“Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hati mu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmun itu. Maka Allah mengampuni siapa yang di kehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya, dan Alllah Mahakuasa atas segala sesuatu”

PERKEMBANGAN MASA PUBER



BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar belakang
Pada akhir usia sekolah, anak segera memasuki masa yang disebut dengan “ pubertas“ (berasal dari bahasa latin “pubescere”, artinya mendapat rambut kemaluan), yakni masa awal terjadinya pematangan seksual. Dalam rangkaian proses perkembangan seseorang, masa puber tidak mempunyai tempat yang jelas. Sulit membedakan antara masa puber dengan masa remaja karena masa puber adalah bagian dari masa remaja dan pubertas sering dijadikan sebagai pertanda awal seseorang memasuki masa remaja. Ketika seorang anak mengalami pubertas, berarti dia anggap sudah memasuki masa remaja, yakni masa transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa.
Meskipun sering tidak mempunyai tempat yang jelas dalam rangkaian proses perkembangan manusia, masa pubertas mempunyai arti khusus dalam kehidupan seseorang. Betapa tidak, pada masa pubertas inilah terjadi perubahan-perubahan besar dan dramatis dalam perkembangan seorang anak, baik dalam pertumbuhan atau  perkembangan fisik, kognitif, maupun dalam perkembangan psikososial anak.

MANUSIA DALAM PANDANGAN FILSAFAT PENDIDIKAN


BAB I
PEDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Manusia adalah makhuk berkembang, atau seperti ungkapan Sayyid Nasr manusia itu adalah hewan berteknologi, berbgaia keunikanyang dimiliki manusia, sehingga perlu menjadi kajian khusus yang membahas hakikat manusia, seperti apa manusia, dan apa saja yang berkaitan dengan hal-hal kemanusiaan.
Ilmu pendidikan dibentuk oleh sejumlah cabang ilmu yang terkait satu dengan yang lain membentuk satu kesatuan. Masing-masing cabang ilmu pendidikan dibentuk oleh sebuah teori.
Pendidikan merupakan pilar utama kemajuan sebuah bangsa. Oleh karena itu, pendidikan sangat penting untuk memajukan sebuah bangsa. Sebagai usaha untuk meningkatkan mutu lulusan pendidikan maka setiap pendidik harus mengetahui tentang pendidikan khususnya hakikat manusia dan pendidikan. Untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut maka seorang pendidik harus mengetahui tentang ilmu pendidikan.

ANEKA PENDEKATAN DALAM STUDI AGAMA

BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Petunjuk-petunjuk agama mengenai berbagai kehidupan manusia, sebagaimana terdapat di dalam sumber ajarannya, Al-qur’an dan Hadits tampak amat ideal dan agung. Islam mengajarkan kehidupan yang dinamis dan progresif, menghargai akal pikiran melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, bersikap seimbang dalam memenuhi kebutuhan material dan spiritual, senantiasa mengembangkan kepedulian sosial, menghargai waktu, bersikap terbuka, demokratis, berorientasi pada kualitas, egaliter, kemitraan, anti-feodalistik, mencintai kebersihan, mengutamakan persaudaraan, berakhlak mulia dan bersikap positif lainnya.
Dewasa ini kehadiran agama semakin dituntut agar ikut terlibat secara aktif di dalam memecahkan berbagai masalah yang dihadapi umat manusia. Agama tidak boleh hanya sekedar menjadi lambang kesalehan atau berhenti sekadar disampaikan dalam khotbah, melainkan secara konsepsional menunjukkan cara-cara yang paling efektif dalam memecahkan masalah.
Tuntutan terhadap agama yang demikian itu dapat dijawab mana kala pemahaman agama yang selama ini banyak menggunakan pendekatan teologis

MANUSIA ADALAH KHALIFAH DI BUMI


BAB I
PEDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Manusia adalah makhuk berkembang, atau seperti ungkapan Sayyid Nasr manusia itu adalah hewan berteknologi, berbgaia keunikanyang dimiliki manusia, sehingga perlu menjadi kajian khusus yang membahas hakikat manusia, seperti apa manusia, dan apa saja yang berkaitan dengan hal-hal kemanusiaan.
Ilmu pendidikan dibentuk oleh sejumlah cabang ilmu yang terkait satu dengan yang lain membentuk satu kesatuan. Masing-masing cabang ilmu pendidikan dibentuk oleh sebuah teori.
Pendidikan merupakan pilar utama kemajuan sebuah bangsa. Oleh karena itu, pendidikan sangat penting untuk memajukan sebuah bangsa. Sebagai usaha untuk meningkatkan mutu lulusan pendidikan maka setiap pendidik harus mengetahui tentang pendidikan khususnya hakikat manusia dan pendidikan. Untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut maka seorang pendidik harus mengetahui tentang ilmu pendidikan.
Hampir semua orang dikenai pendidikan dan melaksanakan pendidikan. Sebab pendidikan tidak pernah terpisah dengan manusia. Pada akhir pembahasan ini diharapkan tercapai deskripsi tentang hakikat manusia dan pendidikan.

INGAT DAN LUPA



BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Segala puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rezeki dan kesehatan kepada kami sehingga kami mempunyai kesempatan untuk menyelesaikan pembuatan makalah yang dibuat untuk memenuhi tugas kelompok mata kuliah Psikologi Pendidikan. Adapun materi makalah yang kami buat adalah "Memori dan Lupa".
Kami menyadari dan meyakini bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Masih banyak kekurangan dan kesalahan yang kami sadari atau pun yang tidak kami sadari. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran dari makalah ini, agar di masa yang akan datang kami bisa membuat makalah yang lebih baik lagi. Namun begitu, meskipun makalah ini jauh dari kata sempurna kami berharap agar makalah ini sedikit banyaknya dapat bermanfaat bagi yang membacanya.

KEWARGANEGARAAN


KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahiim,
Segala puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah, atas karunia-Nya lah kami akhirnya bisa menyelesaikan makalah ini. Makalah ini membahas tentang pengertian dan tujuan kewarganegaraan, terutama bagi warga negara Indonesia sendiri.
Mengingat betapa pentingnya mempelajari nilai-nilai yang terkandung dalam kewarganegaraan. Disamping karena kewarganegaraan adalah segala aturan bangsa kita, nilai-nilainya pun telah lama mendarah daging di tubuh semua rakyat Indonesia. Maka dari itu, melalui makalah ini, kami harap kita lebih bisa menghargai dan bisa mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dan kewarganegaraan yang penuh tanggung jawab dalam kehidupan kita sehari-hari.
Dalam penyusunan makalah ini, kami banyak mendapat tantangan dan hambatan akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa teratasi. Olehnya itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini, semoga bantuannya mendapat balasan yang setimpal dari Allah Subhanahu Wata’ala.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik konstruktif dari pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.

KEPRIBADIAN DAN TEORI KEPRIBADIAN


BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar belakang
Manusia adalah makhluk yang kompleks, kekompleksitasan manusia itu tiada taranya di muka bumi ini. Manusia lebih rumit dari makhluk apapun yang bisa dijumpai dan jauh lebih rumit dari mesin apapun yang bisa dibuat. Manusia juga sulit dipahami karena keunikannya. Dengan keunikannya, manusia adalah makhluk tersendiri dan berbeda dengan makhluk apapun. Juga dengan sesamanya. Tetapi, bagaimanapun sulitnya atau apapun hambatannya, manusia ternyata tidak pernah berhenti berusaha menemukan jawaban yang dicarinya itu. Dan barang kali sudah menjadi ciri atau sifat manusia juga untuk selalu mencari tahu dan tidak pernah puas dengan pengetahuan-pengetahuan yang diperolehnya, termasuk pengetahuan tentang dirinya sendiri dan sesamanya.
Sekian banyak upaya yang telah diarahkan untuk memahami manusia.
Tetapi tidak semua upaya tersebut membawa hasil, namun upaya pemahaman tentang manusia tetap memiliki arti penting dan tetap harus dilaksanakan. Bisa dikatakan bahwa kualitas hidup manusia, tergantung kepada peningkatan pemahaman kita tentang manusia. Dan psikologi, baik secara terpisah maupun sama-sama dengan ilmu-ilmu lain, sangat berperan secara mendalam dalam penganganan masalah kemanusiaan ini.

PENGANTAR METODOLOGI STUDI ISLAM



KATA PENGANTAR
Islamic Education001.
Segala puji bagi Allah SWT penulis ucapkan atas segala karunia yang telah diberikan-Nya. Kemudian Shalawat dan salam penulis kirimkan kepada Rasulullah SAW selaku junjungan ummat Islam, untuk meraih keberkahan dan mengharap syafaat di hari akhirat kelak.
Metodologi Studi Islam sudah menjadi bahasan yang sudah tidak asing lagi dalam dunia pendidikan, sebab kajian  Metodologi Studi Islam menjadi kajian yang cukup luas, mencakup setiap sejarah, karakteristik, serta bahasan yang lain, yang berkaitan dengan pendidikan Islam, oleh karena itu, kajian Metodologi Studi Islam ini merupakan suat kajian yang mesti dipelajari oleh setiap calon guru Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi sebab betapa urgennya untuk dipahami. maka kami dari kelompok satu mencoba membahas sebagian dari kajian Metodologi Studi Islam tersebut. Untuk dijadikan sebagai pijakan dasar dalam memahami ilmu Metodologi Studi Islam selanjutnya. Penulis dari kelompok satu mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara yang ikut serta membantu demi terwujudnya tulisan juga terima kasih juga kami ucapkan kepada dosen pembimbing Mata Kuliah Metodologi Studi Islam atas segala arahan yang telah diberikan.